Testimoni Alumni | Jika ingin belajar bahasa Jepang di Tokyo (Nippori), pilihlah Sekolah Bahasa Jepang Akamonkai!




HOME > Kehidupan Kampus > Testimoni Alumni

Testimoni Alumni

Almuni yang studi lanjut ke pascasarjana

Saya bisa memperluas wawasan dan banyak berinteraksi dengan budaya yang berbeda.

Bagi saya, daya tarik terbesar Akamonkai adalah pelajar dari berbagai negara berkumpul di sini. Saya dapat memperluas wawasan dan mengalami banyak budaya yang berbeda. Mari berinteraksi dengan teman sekelas di sekolah internasional ini! Tidak hanya percakapan bahasa Jepang, tetapi juga percakapan bahasa Inggris! Saya pikir sensibilitas internasional ini akan berguna untuk penelitian saat pascasarjana dan pekerjaan nantinya di masa depan!

Kyoto University, Graduate School of Economics
ZHOU XINYU
China

Saya merasa sangat terbantu karena bisa berkonsultasi apa saja dengan guru.

Ravi Maharjan

Karena saya mendapatkan informasi tentang berbagai universitas dari perwakilannya di Akamonkai, saya melanjutkan ke universitas saat ini. Ingin melanjutkan studi, tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. Pada saat itu, saya merasa sangat terbantu karena bisa berkonsultasi apa saja dengan para guru di Akamonkai.


Daito Bunka University  School of Foreign Languages
English linguistics (Doctor’s Program)
Ravi Maharjan
Nepal

Almuni yang studi lanjut ke sarjana

Saya sangat suka obrolan ringan dengan guru, karena saya bisa belajar bahasa Jepang yang hidup.

JIN LI HUA

Saat ujian masuk universitas, para guru di Akamonkai benar-benar mendukung saya dengan tulus dalam bimbingan wawancara dan lain-lain. Saya merasa sangat beruntung bisa belajar di Akamonkai. Kalau terus merasa malu, kemampuan bahasa Jepang tidak akan meningkat, dan kehidupan di Jepang pun tidak akan terasa menyenangkan. Saya berharap teman-teman bisa memanfaatkan Akamonkai sebaik mungkin untuk meningkatkan kemampuan bahasa Jepang.

 

Keio University  Faculty of Business and Commerce
JIN LI HUA
China

Ada tes kecil setiap hari. Memang berat, tapi kemampuan bisa cepat meningkat.

Di Akamonkai, ada tes kecil setiap hari. Memang berat, tapi itu membantu saya cepat berkembang.
Para guru juga mengajarkan tentang kehidupan dan budaya Jepang, serta menjawab pertanyaan saya dengan baik. Dalam persiapan untuk melanjutkan studi, guru mengecek alasan mendaftar dan formulir pendaftaran secara rinci, sehingga saya bisa lulus. Di masa depan, saya ingin bekerja di bidang isu lingkungan global dan dukungan pendidikan untuk anak-anak. Saya harap kalian semua juga memiliki tujuan yang jelas dan mempersiapkan diri dengan baik untuk mewujudkannya.

Waseda University, International Liberal Studies
ALEEYA BINTI ZAILAN
Malaysia

Kalaupun keluarga tidak berada di dekat saya, saya tetap merasa kuat.

Saya memutuskan untuk studi ke Jepang, karena ingin tahu Jepang itu negara seperti apa, yang dapat menghasilkan produk yang dipercaya di seluruh dunia. Di Akamonkai, para guru sangat baik dan saya merasa nyaman untuk konsultasi dengan guru tentang apapun, seperti bahasa Jepang, studi lanjut, dan kehidupan. Saya bisa tenang walaupun tidak ada keluarga di dekat saya. Saya sungguh bersyukur bisa mewujudkan cita-cita saya untuk studi lanjut di dalam lingkungan yang penuh berkah ini.

Yokohama City University, Economics and Business Administration
PHAM CU PHUONG THAO
Vietnam

Membantu saya mengembangkan bidang yang masih kurang.

Saya sudah merencanakan untuk belajar di Jepang sejak tahun pertama kuliah. Oleh karena itu, saya telah memperoleh N1 sebelum datang ke Jepang. Namun, pembelajaran bahasa Jepang sebelum datang ke Jepang lebih berfokus pada persiapan ujian, sehingga kemampuan percakapan saya belum terasah sama sekali. Di Akamonkai, terdapat kelas “New Intermediate” yang berfokus pada pengembangan percakapan di atas level menengah. Melalui kurikulum yang melatih kemampuan “berbicara” dan “menulis”, saya berhasil mengembangkan kemampuan yang sebelumnya masih lemah secara maksimal. Teman-teman sekelas yang ingin meningkatkan kemampuan percakapan berlatih percakapan bersama dengan antusias. Kelas saya sangat hidup dan penuh semangat. Berkat hal itu, saya dapat mengikuti wawancara masuk program pascasarjana dengan lancar dalam bahasa Jepang. Saya percaya bahwa hal inilah yang menjadi kunci utama keberhasilan saya diterima.

Department of Economics, Yokohama National University
Ding Rong Xu
China

Sekolah yang sangat dapat diandalkan untuk mempersiapkan ujian masuk.

Setelah bekerja selama beberapa tahun di China, saya datang ke Jepang. Jurusan ekonomi di Jepang memiliki reputasi yang sangat baik bahkan dari sudut pandang dunia, dan relatif mudah dimasuki bagi mereka yang ingin mengganti jurusan. Karena prospek kerja setelah lulus pun sangat luas, saya memilih untuk belajar ekonomi. Meskipun saya telah diterima di dua universitas, pada tahun pertama di Jepang, saya kesulitan menyusun rencana penelitian. Baru pada tahun kedua, setelah melihat junior yang masuk belakangan mulai mempersiapkan diri, saya pun terdorong untuk mulai mempersiapkan juga. Seperti inilah, saya merasa bahwa lingkungan belajar yang mendukung dan dikelilingi oleh teman-teman sekelas yang cerdas sangatlah penting bagi saya. Wali kelas saya sangat baik, membantu mengoreksi rencana penelitian dan melatih saya untuk wawancara. Beliau bahkan memprediksi pertanyaan-pertanyaan yang tidak saya pikirkan sebelumnya, dan mengajarkan cara mengungkapkan diri agar lebih mudah dipahami oleh pewawancara atau profesor Jepang. Sekolah ini benar-benar sangat bisa diandalkan dalam mempersiapkan ujian masuk.

Faculty of Economics, Sophia University
Yin Chen
China

Belajar bahasa langsung di negaranya jauh lebih baik daripada belajar di negara asal.

Saya menyadari bahwa belajar bahasa di negara aslinya lebih baik daripada belajar di negeri sendiri. Jauh dari lingkungan yang sudah terbiasa, saya senang dapat berkembang dan menemukan apa yang ingin saya lakukan di masa depan. Saya sangat terinspirasi karena dapat berbagai informasi tentang studi lanjut di sekolah. Mari belajar bahasa Jepang di luar sekolah juga, seperti menonton TV, membaca buku, dan berbicara dengan orang Jepang sebanyak mungkin.

Tokyo Polytechnic University, Arts Studies
BELINSKIY DMITRY
Rusia

Alumni yang Studi Lanjut ke Sekolah Tinggi Kejurusan

Saya rasa para guru di Akamonkai sangat baik hati.

Sekarang saya sedang belajar fotografi di sekolah tinggi kejuruan. Saya rasa para guru di Akamonkai sangat baik hati. Para guru, terima kasih banyak atas semua bantuan yang telah diberikan!


Adachi Education Group
Wen Ting Ling
China

Berkat bimbingan studi lanjut dari Akamonkai, saya bisa mengikuti wawancara dengan tenang.

Saya masuk sekolah tinggi kejuruan dengan tujuan bekerja di Jepang. Jika telah memutuskan bidang yang diinginkan untuk bekerja, masuk sekolah tinggi kejuruan yang bidangnya sama dengan industri tersebut memungkinkan untuk mendapatkan eksposur ke industri tersebut lebih cepat daripada di universitas. Saat ini, di sekolah saya mempelajari keterampilan yang dapat digunakan di tempat kerja dari para guru yang sedang bekerja di garis depan. Saya sangat bersyukur dapat mengikuti wawancara pada saat ujian masuk sekolah dengan tenang, karena telah dibimbing oleh Akamonkai.

Adachi Education Group
Shi Wen Liu
China

Alumni yang Bekerja di Jepang

Pelajaran tata krama bisnis Jepang yang mendetail benar-benar bermanfaat bagi saya.

Nguyen Minh Tuan

Saya mancari kerja dengan tujuan menjadi insinyur pesawat terbang dan mobil dan akhirnya saya berhasil mendapatkan pekerjaan di perusahaan manufaktur suku cadang mobil di Osaka.
Pelajaran di kelas bisnis di Akamonkai, seperti latihan penggunaan bahasa sopan, cara memebuat janji melalui roleplay, serta etika dalam menghadapi atasan di dalam lift dan hal-hal mendetail lainnya, sangat membantu saya. Selain itu, dalam pelajarn teknologi informasi bisnis, saya merasa kemampuan saya dalam menggunakan Microsoft Word dan Excel menjadi lebih teknis dan mendalam.
Staf pendukung pencarian kerja juga merekomendasikan buku yang berguna untuk mencari kerja, serta memberikan banyak informasi yang sangat membantu saya. Untuk semua pelajar Akamonkai yang bercita-cita bekerja di Jepang: jangan terlalu banyak berpikir. Bahkan jika gagal, itu akan menjadi pengalaman yang sangat berguna untuk masa depan.


Bekerja di perusahaan manufaktur suku cadang mobil
Calvin Sutrisno Kertadjaja
Indonesia

Saya ingin mewujudkan impian untuk mengembangkan bisnis supermarket di negara asal.

Maung Chit Ko Ko

Awalnya saya berniat memanfaatkan penelitian saat kuliah pascasarjana untuk memulai bisnis di negara asal. Namun, saya diterima sebagai pegawai tetap di supermarket tempat saya bekerja paruh waktu, dan mulai mempertimbangkan untuk mengembangkan bisnis ini di negara asal. Percakapan bisnis yang saya pelajari di Akamonkai sangat berguna dalam melayani pelanggan.

Sedang cuti dari program pascasarjana Universitas Chiba, bekerja di supermarket pada bagian manajemen penjualan, penerjemahan, dan interpretasi.
Maung Chit Ko Ko
Myanmar

Membangun kepercayaan diri dari role-play wawancara.

LEE YUJIN

Di kelas karir bisnis, para siswa saling mengeluarkan pertanyaan yang mungkin ditanyakan pada saat wawancara kerja, sambil mempresentasikan opini masing-masing kita juga harus memikirkan jawaban kita sendiri. Hal ini sangatlah membantu untuk persiapan wawancara.

Bekerja di perusahaan konsultan umum yang bergerak di bidang perparkiran sebagai staf pada jalur karier utama.
李 喩珍 (LEE YUJIN)
Korea

Kaget karena setelah lulus dari Akamonkai pun, masih mendapat dukungan.

Nguyen Minh Tuan

Setelah lulus dari sekolah bahasa Jepang Akamonkai, bahkan setelah belajar teknik informasi di Fakultas Teknik dan Ilmu Sumber Daya, Universitas Akita, saya kaget karena tetap menerima pengenalan pekerjaan, dan dukungan wawancara dan resume. Saya sangat berterima kasih.


Pekerjaan sebagai insinyur di bidang konstruksi elektrik, konstruksi fasilitas pemadam kebakaran, dan kontruksi komunikasi elektronik.
Nguyen Minh Tuan
Vietnam

Berkat belajar di Akamonkai, kemampuan bahasa Jepang saya meningkat lebih cepat, dan akhirnya saya berhasil mendapatkan pekerjaan. 

Nguyen Minh Tuan

Tujuan akhir saya datang ke Jepang adalah untuk bekerja. Namun, karena kemampuan bahasa Jepang saya belum cukup, saya memutuskan belajar di sekolah bahasa Jepang terlebih dahulu. Saat saya mendapatkan pekerjaan di perusahaan, saya sudah berada di level JLPT N2. Saat wawancara, saya kadang kesulitan mengungkapkan diri dengan baik dalam bahasa Jepang. Namun, karena belajar di Akamonkai, kemampuan bahasa Jepang saya meningkat lebih cepat, dan akhirnya saya berhasil mendapatkan pekerjaan. Selama saya mencari kerja, guru pendukung pencarian kerja mengajarkan saya cara menulis resume dan memilih perusahaan yang sesuai dengan diri saya, yang sangat membantu untuk mencari kerja. Akhir kata, saya berdoa agar kalian juga bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang sesuai dengan diri kalian masing-masing. Semangat ya!


Bekerja di perusahaan IT
Chou Tzu Yuan
Taiwan

Saya sangat terbantu karena guru selalu memeriksa resume saya.

Nguyen Minh Tuan

Saat mencari kerja, guru Kelas Bisnis selalu memeriksa resume saya, dan itu sangat membantu. Selain itu, latihan roleplay wawancara diadakan 1–2 kali seminggu di luar jam pelajaran, yang sangat berguna untuk membiasakan diri dengan suasana tegang saat wawancara sebenarnya dan untuk melatih cara berbicara. Selama masa persiapan resume hingga mendapatkan pekerjaan, mungkin banyak yang gagal dalam seleksi. Namun, jika kita dapat menerima bahwa hal itu adalah hal biasa waktu mencari kerja di Jepang, kita tidak akan merasa terlalu kecewa. Saya juga percaya bahwa jika kita memiliki kepercayaan diri, kita akan lebih mudah lolos dalam wawancara. Banyak pelajar yang mempersiapkan diri dengan sangat sempurna sebelum wawancara, tetapi tetap saja ada yang tidak lolos seleksi. Oleh karena itu, menurut saya, lebih baik mengikuti banyak wawancara meskipun belum pandai. Waktu akan terus berjalan. Tidak perlu sempurna sejak awal. Lebih baik langsung mencoba daripada terlalu banyak persiapan!


Bekerja di perusahaan makanan
Li Jiaxin
China

Kelas Bisnis sangat saya rekomendasikan bagi yang ingin bekerja!

Nguyen Minh Tuan

Karena industri jasa di Jepang memiliki reputasi yang baik dan saya merasa cocok dengan kepribadian saya, saya memutuskan untuk mencari pekerjaan di industri jasa. Saat pertama masuk sekolah, saya belajar di Kelas Reguler. Namun, karena keinginan untuk bekerja di Jepang semakin kuat, saya mengikuti ujian masuk Kelas Bisnis dan lulus sehingga saya dapat mengikuti pelajaran di Kelas Bisnis. Di Kelas Bisnis, semua pelajaran sangat praktis, baik kosakata, ekspresi, maupun keterampilan yang berguna untuk mencari kerja. Bahkan saya, yang sebelumnya tidak percaya diri untuk berbicara, akhirnya mampu menguasainya. Wawancara kerja di Jepang memiliki suasana yang berbeda dibandingkan dengan di Singapura. Misalnya, wawancara oleh para eksekutif dilakukan di ruangan yang luas dan penuh ketegangan. Di Singapura, wawancara cenderung santai dan mudah untuk diajak berbicara, sedangkan kesan saya terhadap wawancara di Jepang adalah hampir tidak ada candaan atau obrolan ringan.
Jika saya langsung bekerja tanpa mengikuti Kelas Bisnis, mungkin saya akan sering melakukan kesalahan dalam pekerjaan. Oleh karena itu, saya sangat merekomendasikan Kelas Bisnis bagi siapa pun yang ingin bekerja di Jepang!


Bekerja di industri jasa
Lau Li Min
Singapura

Tentukan tujuanmu, dan teruslah maju!

Nguyen Minh Tuan

Saat pertama kali saya mempraktikkan tata krama kerja di tempat kerja seperti menerima telepon, bertukar kartu nama, dan menyajikan teh setelah mulai bekerja, senior di perusahaan berkata, “Coba saja dulu.” Lalu saya teringat apa yang saya pelajari di Akamonkai dan mencobanya. Meskipun belum sempurna, para senior memuji saya, “Hebat ya! Padahal orang asing, tapi sudah paham sopan santun Jepang!” Belum lama ini, kami ikut membuka stan di area pelaku usaha pariwisata dalam acara Taipei International Travel Fair (ITF) di Taiwan, bersama perwakilan dari pemerintah daerah Jepang seperti Tokyo dan Kanagawa.
Biasanya, di perushaan kami, penanggung jawab adalah karyawan berpengalaman, tapi kali ini saya yang baru masuk dipercaya untuk menangani tugas tersebut. Berkat kerja sama dari banyak pihak, pembukaan stan tersebut berhasil dengan baik. Saya ingin terus mencoba tantangan baru sambil bekerja sama dengan berbagai orang. 
Pada hari kerja, biasanya saya banyak lembur. Jadi dari dua hari akhir pekan, satu hari saya jadikan “hari di rumah” dan satu lagi sebagai “hari keluar rumah.” Pada hari di rumah, saya bersantai atau mengerjakan pekerjaan rumah. Sedangkan pada hari keluar, saya bertemu teman atau pergi ke kuil dan mengumpulkan stempel goshuin. Setiap tiga bulan sekali, saya juga memberi hadiah untuk diri sendiri berupa jalan-jalan domestik. Saya ingin terus menjalani hidup dengan seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Untuk para junior, ayo tentukan tujuan kalian dan teruslah melangkah maju!


Bekerja di perusahaan periklanan
Kuo Yu Chin
Taiwan

Saya terbantu oleh bahasa Jepang yang sopan yang saya pelajari di Akamonkai

Nguyen Minh Tuan

Saya bekerja di sebuah perusahaan aplikasi game. Saat ini saya terlibat dalam lokalisasi game, jadi pelajaran tata bahasa, kanji, dan kosakata yang saya pelajari di Akamonkai sangat berguna. 
Saya bekerja di divisi yang memiliki banyak staf asing, sehingga biasanya saya berbicara dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang yang sederhana. Namun, saat saya ingin meminta bantuan pekerjaan atau berbicara dengan atasan, saya sangat terbantu oleh bahasa Jepang yang sopan yang saya pelajari di Akamonkai. Sejak masuk kerja, saya menggunakan Excel dan Google Spreadsheet setiap hari. Berdasarkan keterampilan Excel yang saya pelajari di Akamonkai, saya berhasil mengotomatisasi proses kerja melalui cara “mencari, mencoba, dan menerapkannya” sendiri. Berkat hal itu, saya tidak hanya bisa berkontribusi di posisi yang saya dapatkan (lokalisasi game berbahasa Spanyol), tetapi juga mampu langsung berkontribusi dalam berbagai situasi kerja. Pada hari libur, saya biasanya bermain game di rumah atau bersenang-senang bersama teman. Kadang-kadang, orang tua atau keluarga saya datang ke Jepang, jadi saya pergi berlibur bersama mereka. Bagi saya, menghabiskan waktu dengan cara yang sesuai dengan diri sendiri adalah cara untuk menghilangkan stres. Untuk bisa bekerja dalam jangka panjang di perusahaan, penyegaran suasana hati juga penting. Saya harap kalian semua juga bisa menjalani hidup dengan cara kalian sendiri.


Bekerja di perusahaan aplikasi game
Acebes Munoz Javier
Spanyol

Klik di sini untuk melihat testimoni dari para pelajar yang telah mendapatkan pekerjaan.


PAGETOP

Hubungi kami